{Eh, maap bgt, gue lupa sama janji.. Berhubung inget, segera deh gue keluarin unek-unek gue}
Aku dulu pernah bertanya pada langit,
'Apakah mereka yang pergi akan kembali?'
Tapi, langit diam...
Aku ikut diam berusaha memahami diamnya langit
Aku dulu pernah bertanya pada langit,
'Akankah mereka yang pergi bisa melihat kita lagi?'
Langit masih terdiam membisu...
Kali ini, aku ikut bisu dengan langit
Aku dulu pernah bertanya pada langit,
'Kenapa kau tidak pernah menjawabku, langit?'
Ia tetap diam, tidak mengeluarkan sepatah katapun...
'Langit, jika nanti aku pergi, apa pertanyaanku akan terjawab?'
'Langit, jika nanti aku pergi, apa aku bisa mengerti diammu selama ini?'
'Langit, jika nanti aku pergi, apa kau akan bicara?'
Langit, ini untukmu...
Aku ingin kau mengerti bahwa diammu begitu berarti
Meskipun, sampai saat ini aku masih belum pahami
Tapi, aku yakin suatu hari nanti
Kau akan kembali
Berbicara, menjelaskan tentang orang-orang yang sudah pergi
Padaku, agar aku bisa mengerti
Untuk langit,
Sampaikan salamku pada mereka yang sudah pergi
Katakan, aku rindu...
Aku ingin wajah mereka terukir di badanmu
Bagai tato sementara,
Tapi, hanya itu saja...
Aku ingin melihat wajah mereka yang sudah pergi
Untuk terakhir kali,
Melalui wajahmu, Langit...
Melalui diammu...
Maka untuk langit dan dengan langit aku bermimpi
Bisa melihat mereka lagi...
Monday, July 4, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment